Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 April 2011

Hasil Pertandingan Manchester United VS Chelsea 1-2 | 3 April 2010

Chelsea membungkam MU di Old Trafford 2-1.
manchester- united-vs-chelseaPertandingan super big match antara MU vs Chelsea berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan Chelsea.Bermain di kandang MU hasru mengakui kekalahan dari rival terberatnya the blues.Gol Pertama chelsea dikreasikan oleh Joe Cole pada menit ke 20.Pendukung MU pun sontak terdiam dengan gol tersebut.Skor 0-1 untuk chelsea bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua Red Devils yang mencoba untuk menyamakan kedudukan harus kembali tertinggal.Adalah Didier Drogba yang kali ini menjebol gawang Vandersar.Namun MU sempat memiliki asa lewat gol Macheda pada menit ke 85,namun sayang Manchester United tak mampu untuk menjadikan imbang dan skor 1-2 bertahan hingga akhir pertanding
 sumber :http://beritafenomenal.wordpress.com

Rabu, 06 April 2011

Guardiola Belum Pikirkan Madrid

Foto: Pep Guardiola/Reuters
Foto: Pep Guardiola/Reuters
BARCELONA - Barcelona berpeluang berjumpa Real Madrid pada babak semifinal Liga Champions. Namun, pelatih Pep Guardiola belum memikirkan laga bertajuk El Clasico itu.

Peluang juara La Liga untuk lolos ke babak empat besar memang sangat terbuka. Pasalnya, Lionel Messi dkk berhasil mengalahkan Shaktar Donetsk dengan skor 5-1 di Camp Nou, pada leg pertama perempatfinal Liga Champions.

Sementara itu, Madrid sudah lebih dulu memenangkan pertandingan babak perempatfinal leg pertama, setelah menumbangkan Tottenham Hotspur dengan skor 4-0 di Santiago Bernabeu, Rabu dini hari kemarin.

Dengan demikian, peluang Barca vs Madrid bisa saja terjadi. Namun, Guardiola mengaku belum memikirkan potensi berduel dengan Los Blancos. Menurutnya, masih ada leg kedua yang harus dihadapi oleh Barcelona.

"Hasilnya memang seperti yang ada, namun Shaktar adalah sebuah tim yang dilatih oleh pelatih berpengalaman dan saya masih takut tersingkir," demikian komentar Guardiola selepas pertandingan dilansir Goal, Kamis (7/4/2011).

"Kami harus bermain di Donetsk lebih dulu, setelah itu, kami akan memikirkan pertandingan melawan Real Madrid," tandas arsitek muda asal Spanyol itu.
(hmr)

sumber :http://bola.okezone.com/

Xavi Tegaskan Barca Belum di Semifinal

Foto: Selebrasi gol Xavi ke gawang Shakhtar Donetsk/Getty Images
Foto: Selebrasi gol Xavi ke gawang Shakhtar Donetsk/Getty Images
BARCELONA – Xavi Hernandez menegaskan agar Barcelona tak terlalu percaya diri jelang leg kedua perempatfinal Liga Champions, meski sudah mengantongi hasil maksimal dini hari tadi.

Hasil 5-1 melawan Shakhtar Donetsk di Camp Nou membuat satu kaki Azulgrana sudah menepaki semifinal. Bisa dibilang lawatan ke Donbass Arena, markas Shaktar. hanya sekadar formalitas.

Jika Azulgrana akhirnya melenggang ke semifinal besar kemungkinan akan berhadapan dengan Real Madrid yang sehari sebelumnya membekuk Tottenham Hotspur empat gol tanpa balas.

Kendati demikian, Xavi tak mau sesumbar soal peluang menyuguhkan laga El Clasico. Dia hanya mau membicarakan penampilan rekan-rekannya di Camp Nou.

“Pertandingan tadi bagus dan luar biasa. Ini langkah besar menuju semifinal,” kata Xavi selepas laga, kepada Marca, Kamis (7/4/2011).

“Ini bisa menjadi momen bersejarah bagi kami dan (kesempatan) menantang Real Madrid. Sepakbola dipenuhi kejutan dan tantangan,” lanjutnya.

“Tapi, kami masih ada satu pertandingan yang harus dimainkan. Mereka (Barcelona) menyelesaikan tugas dengan baik, ” pungkas Xavi seolah tak mau sesumbar di pertandingan leg kedua.
(wei)
sumber: http://m.okezone.com

Soal Penalti, Ferguson Cuek

Sir Alex Ferguson/ Foto: Daylife
Sir Alex Ferguson/ Foto: Daylife
LONDON – Sir Alex Ferguson tidak mau membahas panjang lebar persoalan penalti pada laga perempatfinal antara Chelsea kontra Manchester United. Sang pelatih mengaku hanya tahu The Red Devils bermain bagus pada duel yang digelar di Stamford Bridge.

Carlo Ancelotti belum bisa terima dengan kekalahan timnya sampai saat ini. Pelatih asal Italia mengklaim, The Blues seharusnya mendapatkan hadiah penalti di menit-menit terakhir karena Patrice Evra menjatuhkan Ramires di kotak terlarang.

Wasit tidak bergeming dengan kejadian tersebut. Dan sikap serupa juga ditunjukkan oleh Ferguson.

“Jujur saja, saya melihat mereka telah mencoba segala cara. Jika benar-benar penalti, maka itu merupakan keputusan pertama dalam tujuh tahun terakhir, jadi saya tidak merasa bersalah,” cetus Ferguson.

“Ada komentar miring terkait klaim penalti atau diving tersebut. Tapi saya pikir para pemain sudah tampil bagus,” tuntasnya seperti dikutip Goal, Kamis (7/4/2011). (msy)
  sumber :http://m.okezone.co

Arema Berharap Jinakan Macan Kemayoran

F: Arema Indonesia (Koran SI)
F: Arema Indonesia (Koran SI)
MALANG - Setelah meraih poin perdana di Liga Champion Asia (LCA), Arema FC dihadapkan pada lawan yang tak kalah berat yakni Persija Jakarta. Rival bersahabat ini bakal berseteru di Stadion Kanjuruhan akhir pekan ini.

Melihat status tuan rumah, Arema jelas lebih diunggulkan seperti kala menekuk Persib Bandung. Masalahnya, pemain Arema banyak yang berkutat dengan cedera dan tak terlihat di lapangan kala menjamu Shandong Luneng.

Manager-Coach Miroslav Janu berharap pemainnya sudah lengkap saat menghadapi Macan Kemayoran. Di LCA, ia sengaja memarkir lima pemain inti, yakni Ahmad Bustomi, Noh Alam Shah, Roman Chmelo, Purwaka Yudhi, dan Muhammad Ridhuan.

Kelimanya mengalami cedera minor dan penurunan kebugaran sehingga hilang dari line up. Hanya M Ridhuan diturunkan di babak kedua menggantikan Hendra Ridwan. Kendati demikian ada indikasi Miro memang menyimpan kekuatan khusus untuk menghadapi Persija.

Sebab secara matematis, peluang lolos dari fase grup sangat berat bagi Singo Edan. "Pemain memang banyak yang cedera dan tidak sehat. Saya tak memaksakan mereka tampil menghadapi Shandong Luneng," kilah Miroslav Janu soal kabar dirinya sengaja menurunkan tim cadangan.

Yang pasti, penampilan pemain domestik di LCA sangat tidak memuaskan. Malah hasil 1-1 bisa dibilang hanya keberuntungan belaka karena lahir dari titik putih yang keabsahannya juga diragukan. Kendati begitu Miro tak mau peduli.

Yang terpenting baginya adalah tim meraih poin di laga sulit, walau peluang lolos masih sangat sulit. Miro lantas menjanjikan permainan yang lebih cemerlang menjamu tim racikan Rahmad Dharmawan nanti.

"Semestinya permainan lebih baik kalau pemain sudah lengkap. Lagipula Persija kekuatannya hampir sama dengan Arema, sehingga tak sesulit LCA," cetus pelatih yang pernah menangani PSM Makassar dan Arema di era PT Bentoel ini.

Sementara, duel Arema kontra Persija menjadi salah satu tontotan favorit di Stadion Kanjuruhan. Kendati kedua klub maupun supporter sangat rukun, Aremania selalu membanjiri stadion jika disambangi klub berkostum oranye itu.

Begitu pula saat keduanya berseteru akhir pekan ini. Manajemen berharap Aremania bisa memenuhi stadion di kawasan Kepanjen tersebut agar pendapatan dari tiket bisa digunakan untuk gaji pemain. Saat menghadapi Shandong Luneng, sebagian Aremania tiba-tiba raib.

Hanya separuh atau di bawah angka 10 ribu kepala saja yang nampang di Kanjuruhan. "Mungkin karena hari kerja. Bisa juga disebabkan daya tarik pertandingan, Aremania lebih memilih menunggu pertandingan lawan Persija yang selalu seru," kata Pelaksana Harian Arema Abriadi Muhara.
sumber :http://bola.okezone.com/

El Loco-Abanda, Lawan Jadi Kawan

F: Christian Gonzalez (Koran SI)
F: Christian Gonzalez (Koran SI)
BANDUNG – Bila Cristian Gonzales masih mengingat masa lalu, maka banyak catatan unik yang telah dibuatnya. Musatafa Habibi Gonzales atau lebih dikenal dengan El Loco, julukan pemain Persib ini bukan hanya cemerlang pada Piala AFF 2010 lalu. Salah satu catatan kelam pemain kelahiran 30 Agustus 1976 ini tercatat di musim 2007.

Kemampuannya dalam menendang, membuat gol, kemampuan membaca permainan, dan sundulannya yang tajam, membuat Gonzales pantas disebut pesepakbola terbaik Indonesia. El Loco sebenarnya tidak lepas dari banyaknya kasus yang dia buat di lapangan hijau. Pemain kelahiran Uruguay ini pernah bersitegang dengan Abanda Herman di Stadion Manahan Solo, 17 Januari 2007.

Di babak delapan besar kompetisi tahun 2007, Gonzalez kala itu diganjar hukum tiga pertandingan karena berkelahi dengan Abanda yang masih membela Persija Jakarta. Ironisnya, sanksi yang diterimanya tidak pernah dijalanilantaran Ketua Umum PSSI Nurdin Halid secara diam-diam menerbitkan SK peninjauan kembali untuk kasusnya.

Uniknya, Gonzales saat itu membela Persik Kediri yang ditukangi Daniel Roekito, yang sekarang melatih Persib. Ceritanya, pelatih Persija Sergei Dubrovin dengan berang memprotes keputusan wasit yang mensahkan gol Gonzales. Pertandingan tersebut diakhiri dengan perkelahian antara pemain Persik dan Persija yang melibatkan Christian Gonzales, Abanda Herman dan penjaga gawang asal Moldova, Evgheny Khamaruk.

Khmaruk tiba-tiba menghampiri Gonzales yang hendak meninggalkan lapangan. Gonzales berontak saat dicekik kiper bertubuh jangkung itu. Insiden itu memicu para pemain asing Persija lainnya mendekati Gonzales. Beberapa pemain lokal kedua kesebelasan berusaha melerai perkelahian tak seimbang itu.

Namun Gonzales tetap saja mengomel, sehingga memancing pemain Persija lainnya bereaksi. Beruntung para petugas keamanan dan pihak Panpel segera melerai kericuhan yang terjadi beberapa saat setelah pertandingan 2x45 menit itu berakhir.

Kekisruhan itu dipicu terjadinya gol balasan Persik yang dicetak Gonzales di menit ke-80. Gol tersebut menuai protes keras dari kubu Persija karena Gonzales dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap pemain belakang Persija Abanda Herman.

Khmaruk langsung lari menghampiri wasit, sementara Abanda dan beberapa pemain Persija lainnya mendatangi Asisten I Wasit Udin Sumarsyah untuk menanyakan kejadian tersebut. Udin pun dikerubuti pemain dan ofisial Persija hingga ke pinggir lapangan, sampai petugas Provost TNI-AD melerainya.

Pelatih Persija Sergei Dubrovin juga tak kalah berangnya. Ia berbicara keras terhadap wasit, asisten wasit dan Pengawas Pertandingan M Syarif. Sebagai bentuk ketidakpuasan, Dubrovin meminta pemainnya tidak melanjutkan pertandingan karena kesal dengan keputusan wasit yang dianggap merugikan. pertandingan dihentikan dengan skor akhir 2-2.
 sumber :http://bola.okezone.com/

Posisi Persija Kritis

Pemain Persiwa Wamena Boakay Edie Foday menggiring bola dibayang-bayangi pemain Persija Jakarta, Syamsul Haerudin. Foto: Heru Haryono/Okezone.com
Pemain Persiwa Wamena Boakay Edie Foday menggiring bola dibayang-bayangi pemain Persija Jakarta, Syamsul Haerudin. Foto: Heru Haryono/Okezone.com
JAKARTA – Status Persija Jakarta kritis di papan atas klasemen Djarum Indonesia Super League (DISL) 2010/2011. Macan Kemayoran hanya berbagi angka satu setelah bermain tanpa gol saat menjamu Persiwa Wamena di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (6/4/2011).

Persija memang kembali menunjukkan performa labil di putaran kedua ini. Macan Kemayoran terlambat panas dan gagal memanfaatkan beberapa peluang emas. Bambang Pamungks dkk kesulitan menembus pertahanan Persiwa pada awal pertandingan. Mereka baru menemukan bentuk permainan apik pada menit ke-20. Namun, heading Greg Nwokolo hanya membentur mistar gawang tiga menit kemudian.

Pelatih Persija Rahmad Darmawan (RD) mengungkapkan, pemainnya terlalu terburu-buru dalam menerapkan taktik dan strategi di lapangan. Efeknya, alur bola dari lini tengah tersendat. “Performa kami memang tidak maksimal. Laju bola dari tengah tidak berjalan baik. Kami juga bermain terlalu lambat, bahkan terkesan terburu-buru. Mereka melepaskan crossing sebelum mendapatkan momen,” ungkapnya.

Padahal, tambahan tiga angka saat menjamu Persiwa sebenarnya dapat digunakan Persija untuk mengatasi krisis identitas. Persija sempat melempem saat melakukan eksperimen pada laga sebelumnya. Persija sempat ditaklukkan 1-4 oleh tuan rumah Persijap Jepara. Hasil seri 1-1 juga didapat saat menjamu Persipura Jayapura. Macan Kemayoran saat itu mengaku sedang mencari komposisi ideal untuk meredam laju Boaz Solossa dkk.

RD memaparkan, tambahan satu angka seusai menghadapi Persiwa semakin memberatkan beban tim. Sebab, Persija sedang berjuang membuka peluang juara DISL musim ini. “Hasil tidak maksimal memang kami raih di dua home terakhir. Kondisi ini membuat langkah kami semakin sulit ke depan. Kami harus bekerja lebih keras jika ingin merebut gelar juara,” ujarnya.

Tambahan satu angka, memang membuat posisi Bambang dkk tetap terpaku di urutan ketiga. Mereka hanya mengumpulkan nilai 34 dari 19 laga atau terpaut satu angka dari runner up Semen Padang dengan jumlah laga sama. Jurang angka tetap tercipta dengan pimpinan klasemen Persipura Jayapura yang sudah mengoleksi nilai 41 dari 19 laga.

Padahal, Macan Kemayoran seharusnya on fire setelah terbebas dari problem krisis finansial. Persija mendapatkan suntikan APBD senilai Rp10 miliar dan beban tunggakan gaji pemain selama empat bulan sudah dilunasi, termasuk kekurangan down payment (DP) 15%.

“Peluang juara kami menjadi semakin kecil apabila tim tetap kesulitan mencetak gol. Masalah ini sangat komplek, bukan hanya tanggung jawab lini depan saja,” ujar striker Persija Bambang Pamungkas.

Sementara itu, tambahan satu angka juga tidak berpengaruh signifikan atas Persiwa Wamena. Tim berjuluk Badai Pegunungan Tengah saat ini tetap terkunci di urutan tujuh dengan nilai 28 dari 19 laga. Mereka hanya kalah produktivitas gol dari Sriwijaya FC. Namun, apresiasi tetap diberikan Pelatih Persiwa Suharno kepada anak asuhnya. Sebab, timnya banyak mengandalkan pemain muda.

“Motivasi pemain sangat luar biasa. Mereka bisa memanfaatkan situasi krisis Persija. Pemain berhasil mempertahankan permainan saat lawan frustasi mencetak gol,” kata Suharno
(hmr)

sumber : http://bola.okezone.com/

Gol Cepat Barcelona Hancurkan Mental Shakthar

Yaroslav Rakitskiy/ Foto: Daylife
Yaroslav Rakitskiy/ Foto: Daylife
BARCELONA - Yaroslav Rakitskiy mengaku timnya sangat terpukul dengan gol cepat Andres Iniesta. Hal itu punya yang menurutnya menjadi pangkal kelalahan telak Shakthar Donetsk atas Barcelona.

Wakil Ukraina tersebut digasak tuan rumah dengan skor 5-1 pada leg pertama perempatfinal Liga Champions. Los Azulganas sendiri diketahui sudah membuka pesta gol ketika pertandingan baru berjalan dua menit, lewat Iniesta.

Diakui Rakitskiy, kondisi itu yang membuat timnya sangat terpukul dan tidak mampu fokus.

“Gol cepat itu membuat kami terpukul. Keberuntungan memayungi Barcelona hari ini, tapi hasil akhir murni kesalahan kami yang tidak bisa fokus,” cetusnya seperti dikutip Goal, Kamis (7/4/2011).

Meskipun sulit untuk bisa lolos ke babak berikut, namun pemain yang menyumbangkan gol satu-satunya gol bagi The Miners pada laga di Camp Nou tetap bertekad untuk menuntut balas di pertemuan berikut. Karena itu Rakitskiy mengajak seluruh pemain menganalisa kesalahan yang telah dilakukan. (msy)

sumber : http://bola.okezone.com

Lopez Apresiasi Kinerja Petrov

Foto: Vitaly Petrov saat bersanding dengan Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton di GP Australia (Getty Images)
Foto: Vitaly Petrov saat bersanding dengan Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton di GP Australia (Getty Images)
ENSTONE - Chairman Lotus Renault, Gerard Lopez tidak bisa menutupi kebanggaanya pascahasil bagus yang diraih Vitaly Petrov dalam GP Australia dua pekan silam.

Memang, tidak ada yang menyangka, Vyborg Rocket -julukan Petrov mampu bersanding dengan dua pembalap top di atas podium bersama Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton. Masih segara dalam ingatan, saat  Petrov mengakhiri balapan di Sirkuit Albert park di peringkat tiga.

"Itu penampilan pembalap kelas pertama," kata Lopez, menyanjung performa pembalap asal Rusia. Lopez melontarkan analisinya, hasil bagus yang diraih Petrov tidak lepas dari penampilannya yang minim kesalahan. "Petrov tidak melakukan kesalahan tunggal di akhir pekan yang panjang dan menjadi prioritasnya musim ini," kata Lopez sebagaimana dikutip Crash, Rabu (6/4/2011)

"Podiumnya bukan dari hasil kondisi yang tidak biasa. Ia mampu mengalahkan Ferrari dan Red Bull. Sementara, rekan satu timnya, Nick Heidfeld tidak beruntung," sambung Lopez, tidak lupa mengomentari Heidfeld yang mencatatkan hasil kurang memuaskan di sirkuit Albert Park.

Ingatan Lopez pun melayang ke musim 2010 silam, di mana Robert Kubica berhasil menempati podium kedua. Namun, Lopez beranggapan hasil yang diraih Petrov dua pekan silam jauh lebih bagus dibanding Kubica.

"Kami berhasil naik podium (di Melbourne) tahun lalu. Tapi hasil ini jauh lebih bagus. Petrov mendapatkan podiumnya dengan benar dan mobil kami tampak lebih cepat dibandingkan dalam sesi kualifikasi," bilang Lopez, turut memberikan apresiasi atas performa R31 yang mengusung mesin Renault RS27 2011.

"Ini sebuah kinerja yang baik dari tim balap yang didukung dengan upaya Petrov. Tim membuat strategi pit dengan bersih dan rencana pemanggilan (Petrov) memungkinkan kami untuk menyalip (Mark) Webber dan berhasil melewati Alonso. Saya bangga dengan tim," pungkas Lopez.(edo)

sumber :http://sports.okezone.com

Rabu, 30 Maret 2011

Lorenzo Yakin Hentikan Honda di Jerez

KOMPAS.com — Juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, yakin bisa menghentikan dominasi Honda pada GP Spanyol di Jerez akhir pekan ini. Apalagi, sirkuit tersebut menjadi salah satu trek favoritnya.
Pebalap Yamaha ini tampil cukup impresif pada seri perdana MotoGP 2011 di Qatar, dua pekan lalu. Setelah melewati pertarungan ketat, mantan dua kali juara dunia kelas 250cc tersebut berhasil mengalahkan pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, untuk naik podium nomor dua. Padahal, selama tes pramusim, pebalap Spanyol ini cukup kesulitan menghentikan dominasi Honda.
Selain itu, Lorenzo juga teringat akan kenangan musim lalu di mana Jerez menjadi titik balik perjuangannya untuk menjadi juara dunia. Di sirkuit ini dia meraih kemenangan sekaligus mengambil alih pimpinan klasemen sementara dan tak pernah terkejar lagi.
"Saya siap untuk kembali ke Jerez," ujar Lorenzo. "Kami mengawali kompetisi ini dengan bagus di Qatar dan saya yakin ini menjadi momen yang bagus untuk membalap bagi orang-orang di sini, di Spanyol.
"Tahun lalu situasinya agak mirip dan mungkin saya meraih kemenangan terbaik sepanjang karier, merapatkan gap yang besar pada beberapa lap terakhir. Kami tidak bisa membuat prediksi untuk hari Minggu, tetapi kruku dan saya akan bekerja sekuat tenaga untuk berada di depan.
"Jerez merupakan tempat yang spesial bagiku, mungkin trek terbaik di dunia. Ketika saya masih 15 tahun, tepat sehari setelah ulang tahunku, saya membalap untuk pertama kalinya di depan 100.000 orang di sini."

Oezil Berusaha Jajari Messi-Ronaldo

MADRID, KOMPAS.com - Gelandang Real Madrid, Mesut Oezil (22), mengaku ingin menjadi salah satu pemain terbaik dunia, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Menurutnya, ia berada di jalur yang benar.
Oezil mengawali karier profesionalnya di Schalke pada 2006. Pada 2008, ia pindah ke Werder Bremen, sampai dibeli Madrid, 2010 lalu, dengan kontrak sampai 2016.
Meski Madrid adalah klub pertamanya di luar Jerman, Oezil tampak tak kesulitan beradaptasi. Setidaknya, itu terlihat dari kepercayaan manajer Jose Mourinho. Sejauh ini, Madrid telah melakoni 29 pertandingan Liga BBVA, dan Oezil selalu terlibat, dengan hanya tiga kali bermain sebagai pengganti.
"Aku senang berada di sini. Aku bangga berada di Madrid bersama dengan pemain-pemain kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema. Namun, aku juga telah bekerja keras," ujar Oezil.
"Menyenangkan bagiku bermain dengan tim ini dan aku pikir itu terlihat di lapangan. Hal terpenting adalah manajer menunjukkan kepercayaan kepadaku. Itu menjadikan (hidupku) jauh lebih mudah,"
"Targetku adalah menjadi menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Untukn itu aku akan melakukan segalanya dan bekerja keras. Aku pikir, aku berada di jalur yang benar," tuturnya. (GL)

Torres: Fabregas Harus Siap Dicela

LONDON, KOMPAS.com - Gelandang Cesc Fabregas adalah pemain andalan Arsenal yang ingin bergabung dengan Barcelona. Menurut penyerang Chelsea, Fernando Torres, Fabregas harus siap-siap mendapat reaksi buruk dari Arsenal jika memutuskan bergabung dengan Barcelona.
Torres bergabung dengan Chelsea 31 Januari lalu atau setelah 3,5 musim di Liverpool. Sebelumnya, ia adalah pemain Atletico Madrid.
Sama seperti Fabregas, ketika di Liverpool dan Atletico, Torres adalah pemain kebanggaan suporter. Namun, berbeda dari ketika pindah dari Madrid ke Liverpool, ia disebut pengkhianat oleh warga Anfield ketika pindah ke Chelsea.
"Setiap orang punya cerita mereka sendiri. Namun, dari apa yang saya baca, Cesc berterima kasih kepada Arsenal dan manajer Arsene Wenger. Akhirnya, ketika Anda pergi, Anda sendirian. Sepak bola bermuka dua dalam hal ini," tuturnya.
"Anda harus memberikan diri Anda sendiri kesempatan untuk melangkah. Jika Anda beruntung, klub Anda akan membantu. Ini apa yang terjadi ketika aku meninggalkan Atletico untuk Liverpool. Aku kenal orang di Atletico dan berelasi baik. Namun, di Liverpool, ada masalah,"
"Situasinya rumit ketika Anda meninggalkan sebuah klub. Namun, pesepak bola selalu ingin maju ke depan, mengejar apa yang ia yakini lebih baik, karena kami hanya punya waktu delapan atau sepuluh tahun sebelum gantung sepatu," tuturnya.
Menurut pemberitaan di Inggris, Torres pindah karena kecewa tak kunjung meraih gelar juara di Liverpool. Dikatakan juga, Fabregas mempertimbangkan pindah ke Barcelona akhir musim ini, juga karena Arsenal tak pernah menjuarai apa pun sejak 2005.
Selain karena ikatan kontrak sampai 2014, Arsenal bisa menjaga loyalitas Fabregas dengan cara lain, yaitu menjuarai Premier League. Sejauh ini, peluang mereka cukup terbuka.
Mereka saat ini duduk di tempat kedua dengan 58 poin dari 29 laga atau kalah lima angka dari Manchester United yang sudah melakoni 30 pertandingan. Arsenal bisa menyalip MU karena kedua kubu masih akan bertemu sekali lagi. (DM)

MU Tantang Barca

MANCHESTER, KOMPAS.com — Manchester United dipastikan bertemu dengan Barcelona dalam laga persahabatan pramusim di Amerika Serikat, 30 Juli mendatang. Kedua tim akan bertarung di stadion kebanggaan publik Maryland, Stadion FedExField. Pertandingan melawan Barca akan jadi partai pamungkas di tur Amerika yang dijalani Manchester United.
"Mengakhiri tur dengan melawan Barcelona akan jadi spesial bagi pendukung kami di Amerika Serikat," kata Ferguson.
Sebelum bertanding melawan Barca, Manchester United akan menjajal beberapa tim AS (New England Revolution, Seattle Sounders, dan Chicago Fire) dan tim all-star Liga Amerika (MLS).
Ferguson sendiri menyambut gembira kesempatan timnya kembali melakukan tur ke AS. Ini tak hanya jadi kesempatan emas bagi timnya, tetapi juga bagi para pendukung yang jarang mendapat kesempatan melihat mereka secara langsung.
"Tur pramusim merupakan kesempatan fantastis bagi pemain untuk berusaha menjadi tim, untuk melakukan sesi latihan yang bagus dan bertemu beberapa pendukung kami di dunia yang tak punya kesempatan melihat kami bermain secara langsung setiap pekannya," ujar Fergie.
"Kedatangan kami ke AS merupakan salah satu hal yang paling menyenangkan. Fasilitas latihan di sana sangat luar biasa dan kami tentu saja menemukan hal itu tahun lalu. Dengan meningkatnya kualitas tim MLS, pertandingan jadi sangat kompetitif. Ini akan jadi persiapan yang hebat untuk musim yang baru," tuntasnya. (SCN)

Sanchez, Tubuh Mini Penakluk Dunia

AFP Penyerang Udinese, Alexis Sanchez. 
 
LAGA antara Palermo kontra Udinese di Stadion Renzo Barbera, 27 februari lalu, mungkin menjadi hari yang tak akan dilupakan oleh para fans Udinese. Maklum, untuk pertama kalinya dalam sejarah, mereka menang dengan skor telak 7-0 atas Palermo.
Akan tetapi, rekor tersebut tak akan terjadi andai Udinese tak memiliki pemain bernama Alexis Sanchez. Berada di lapangan selama 53 menit, Sanchez sanggup memporakporandakan pertahanan Palermo. Empat gol yang ia sarangkan ke gawang Palermo menjadi bukti sahih kehebatannya pada pertandingan itu.
Tak pelak, Sanchez jadi perbincangan banyak orang. Bahkan, ada yang menyamakan skill Sanchez dengan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.
"Performanya begitu luar biasa. Sanchez bermain seperti memiliki sihir di tubuhnya. Dia akan menjadi pemain terbaik dunia," puji rekannya di Udinese, Pablo Armero.
Tak hanya dari rekan setim, pujian juga dilayangkan eks pelatih legendaris asal Italia, Arigo Sacchi. "Dengan usia yang baru menginjak 22 tahun, Sanchez memiliki kemampuan yang luar biasa. Skill-nya begitu komplet," tegas Sacchi yang sempat melatih AC Milan di era 90-an.
Melihat sepak terjangnya, wajar jika pemain berusia 22 tahun itu menuai pujian. Melakoni 26 laga bersama Udinese di pentas Serie-A, Sanchez berhasil membawa "Il Zebrette" bertengger di posisi keempat klasemen sementara. Tak hanya itu, Sanchez jadi top skorer kedua Udinese dengan torehan 12 gol.
Pencapaian tersebut tak pelak membuat harganya di bursa transfer melonjak drastis. Manchester United, klub yang begitu ngebet mendatangkannya, dikabarkan siap menggelontorkan dana sebesar 30 juta poundsterling (sekitar 428 miliar).
Agen Sanchez, Fernando Felicevich pun mengakui info tersebut benar adanya. "Sejauh ini, Manchester United yang benar-benar menginginkannya. Saya rasa, pada kemudian hari transfer tersebut akan terlaksana," ujar Felicevich.
Harga yang ditawarkan MU melonjak jauh dari angka sebelumnya. Menurut transfermarket.co.uk, harga Sanchez sebelumnya berkisar 11 juta poundsterling (sekitar Rp 157 miliar). "Dia pemain muda dengan masa depan yang sangat cerah. Wajar jika harganya begitu besar," tegas Felicevich.
BUNGKAM KRITIK Kiprah Sanchez saat ini memang luar biasa. Namun, hal itu tak datang begitu saja. Bahkan, pada awalnya, Sanchez tak yakin akan bersinar di Eropa sehingga ingin kembali ke River Plate.
Postur yang hanya 168 cm menjadi alasannya. Dia begitu minder saat pertama kali menginjakkan kaki di tanah Eropa, terutama di Italia. "Dengan postur seperti ini, aku ragu bisa bersaing dengan pemain Eropa yang memiliki postur besar," ungkap Sanchez.
Rasa minder yang dirasakannya semakin diperparah dengan komentar miring mengenai kondisi fisiknya. Seperti yang diungkapkan fans MU di Inggris dalam sebuah forum, Sanchez dinilai tak sebanding dengan mantan idola mereka, Ronaldo. Mereka pun tak terima pemain "bau kencur" seperti Sanchez disamakan dengan pemain asal Portugal tersebut.
"Sanchez bukanlah Ronaldo. Ronaldo bisa sukses karena postur yang tinggi dan tubuh yang sangat kuat. Tak ada kesempatan bagi Sanchez bersinar di Eropa," cecar mereka.
Rasa minder Sanchez makin menjadi-jadi. Ini membuat pelatih Udinese, Francesco Guidolin, segera bertindak. Dia tak mau moral anak didiknya itu kian terpuruk. Untuk itu, ia segera mencarikan posisi baru untuk Sanchez.
"Sejak awal saya tahu kalau Sanchez pemain berbakat. Namun, saya pun sadar, dia tak akan maksimal jika ditempatkan sebagai winger atau striker. Sanzhez akan jadi 'makanan' empuk bagi bek Italia. Kecepatannya menjadi tak berarti. Dia terlalu mudah dijatuhkan lawan. Oleh karena itu, saya mulai mencarikan posisi baru untuknya," ungkap Guidolin.
Upaya Guidolin mulai menemui titik cerah. Sanchez amat piawai saat dijadikan trequartista atau penyerang lubang. Kondisi bek lawan yang terlalu berkonsentrasi menjawa penyerang Udinese membuat Sanchez begitu leluasa "menari-nari" di area pertahanan lawan.
"Di posisi tersebut, Sanchez menjadi pemain krusial di lini tengah kami. Dia tak hanya mampu memberikan umpan akurat pada rekannya, kemampuannya mengontrol pertandingan pun begitu luar biasa. Selain itu, Zanchez juga sangat cepat," ujar Guidolin.
Tak ayal, gol demi gol dipersembahkan pemain berjuluk "The Wonder Boy" itu. Posisi keempat yang ditempati Udinese di klasemen sementara Serie-A pun tak lepas dari andil besarnya. Akhirnya tubuh mini inilah yang mengangkat "Il Zebrette". (Soccer)

Indonesia Kembali Bertemu Turkmenistan

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim nasional Indonesia akan kembali berjumpa dengan Turkmenistan pada putaran kedua kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2014 Brasil. Pertandingan digelar dengan sistem home dan away pada 23 dan 28 Juli.
Pasukan "Garuda" langsung masuk putaran kedua karena tidak termasuk ke dalam 16 tim terendah. Sebelumnya, tim besutan Alfred Riedl telah bertemu dengan Turkmenistan di ajang Pra-Olimpiade 2012. Namun, Yongki Aribowo dan kawan-kawan harus tersingkir dengan agregat 1-4.
Meski begitu, Deputi Bidang Teknis badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif mengaku puas dengan hasil undian yang digelar di Kuala Lumpur, Rabu (30/3/2011) sore.
"Kami mendapatkan pengalaman berharga saat bertemu mereka di Pra-Olimpiade 2012 lalu. Semoga, laga itu bisa dijadikan pengalaman berharga buat timnas senior," kata Iman.
Iman juga mengaku telah mengantongi kekuatan Turkmenistan. "Separuh sudah kami kantongi kekuatan dan karakter lokasi negara mereka. Selebihnya, kami akan optimalkan kekuatan timnas senior," katanya melanjutkan.
Bila Indonesia mampu mengatasi Turkmenistan, mereka bersama 14 tim pemenang putaran kedua akan bergabung dengan lima tim yang otomatis masuk babak grup pertama, yaitu Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Australia, dan Bahrain. Selanjutnya, ke-20 tim itu dibagi ke dalam lima grup yang masing-masing terdiri empat tim.
Putaran 1: Malaysia vs Taiwan, Banglades vs Pakistan, Kamboja vs Laos, Sri Lanka vs Filipina, Afghanistan vs Palestina, Vietnam vs Makau, Nepal vs Timor Timur, Mongolia vs Myanmar   Putaran 2: Thailand vs Afghanistan/Palestina,  Lebanon vs Banglades/Pakistan, China vs Kamboja/Laos, Turkmenistan vs Indonesia, Kuwait vs Sri Lanka/Filipina, Oman vs Mongolia/Myanmar, Arab Saudi vs Hong Kong, Iran vs Maladewa, Suriah vs Tajikistan, Qatar vs Vietnam/Makau, Irak vs Yaman, Singapura vs Malaysia/Taiwan, Uzbekistan vs Kyrgyzstan, Uni Emirat Arab vs India, Yordania vs Nepal/Timor Timur. (AFC)
Selengkapnya: Menambah Animasi Tampilan Blogger | Blogger Tune-Up http://modification-blog.blogspot.com/2008/11/menambah-animasi-tampilan-blogger.html#ixzz1HyzRIlzl Under Creative Commons License: Attribution